Kali ini saya coba berbagi cerita tentang Tunneling IPv6. Tunnel adalah melewatkan dua end-user IPv6 melalui jaringan IPv4, sehingga kedua user masih dapat berinteraksi dengan IPv6. Salah satu cara Tunneling ini saya dapatkan sendiri dengan belajar otodidak dari Google dan Hurricane Electric. Berikut langkah-langkahnya:
- Silakan buat akun di Tunnel Broker Hurricane Electric dengan lengkap. Beberapa saat kemudian, Anda akan dikirimi password melalui e-mail Anda.
- Silakan login di website yang sama, lalu klik Create Regular Tunnel.
- Masukkan IP public Anda, kemudian pilih Tunnel server (silakan pilih yang paling dekat dengan posisi Anda untuk meminimalisir hop/route)
- Hasil Tunnel sudah keluar, sekarang lihat Example Configuration, pilih Operating System Anda di pilihan, kemudian konfigurasi untuk Command Prompt akan muncul.
- Jika PC Anda berada di belakang NAT, maka ganti IP public yang ada di konfigurasi tersebut menjadi IP private Anda. Contoh, pada contoh konfigurasi tertulis IP public Anda 125.119.181.92. Jika Anda menggunakan Speedy misalnya, maka Anda berada di belakang NAT. Modem Anda yang bertindak sebagai NAT juga memiliki IP private, silakan ganti IP public pada konfigurasi tadi dengan misalnya 192.168.1.2 (tergantung setting IP private Anda).
- Salin dan tempelkan konfigurasi yang sudah Anda edit ke Command Prompt.
- Buka website checker IPv6, dan hasilnya sukses!
- Jika Anda sudah setup konfigurasi dan ingin menggantinya dengan IP public/private yang lain, maka Anda bisa salin dan tempelkan konfigurasi berikut untuk menghapusnya: “netsh interface ipv6 delete interface IP6Tunnel” kemudian di baris berikutnya “netsh interface ipv6 reset”
- Kemudian restart PC Anda untuk kemudian memasukkan konfigurasi baru.
- Selamat mencoba. Berikut adalah screenshot dari hasil percobaan Tunneling saya:







