Batman Begins dan Korupsi

Info: http://www.imdb.com/title/tt0372784/

“Why do we fall? So that we can learn to pick ourselves up”

Beberapa hari yang lalu saya menonton Batman Begins di Bioskop TransTV. Berarti, ini kali ketiga saya menyaksikan film yang dibintangi oleh Christian Charles Philip Bale itu. Saya juga pernah melihat akting dia di film Rescue Dawn, namun tentu saja tidak akan dibahas disini, mungkin lain waktu. Lalu, apa hubungannya Batman Begins dan korupsi? Simak saja pembahasannya di bawah.

Batman Begins, yang dirilis tahun 2005 ini, menceritakan tentang perjuangan Bruce Wayne (Christian Bale) untuk menegakkan keadilan di Kota Gotham. Semangat itu turun dari ayahnya, Thomas Wayne (Linus Roache). Korupsi di Gotham sudah sangat merajalela, ialah Carmine Falcone (Tom Wilkinson) yang menjadi sumbernya. Ia menyuap hampir setengah manusia di kota itu. Hanya ada dua orang yang tidak bisa disuap, polisi bernama James Gordon (Gary Oldman) dan Rachel Dawes (Katie Holmes), seorang jaksa wilayah yang juga teman Bruce sejak kecil.

Kematian kedua orang tuanya, Thomas Wayne dan Martha Wayne, membuat Bruce sangat menyesal. Ia takut (trauma) kelelawar dan memaksa keluar dari opera-yang dipenuhi kelelawar-kepada ayahnya. Setelah keluar dari tempat opera, ayah dan ibunya dirampok dan ditembak mati. Bruce menjadi pewaris tunggal kekayaan ayahnya, ia masih diasuh oleh pelindungnya (pelayan-red), Alfred Pennyworth (Michael Caine).

Singkat cerita, Bruce menjadi petarung hebat. Ia berguru pada Ra’s al-Ghul, Henri Ducard (Liam Neeson) dan Decoy (Ken Watanabe), setelah sebelumnya Bruce dijebloskan ke penjara karena kebiasaan mencurinya. Di akhir pelatihannya, ia kabur dan menghancurkan camp Ra’s al-Ghul. Ia kembali ke Gotham dan membangun kembali rumahnya setelah tujuh tahun menghilang dari sana. Bruce kembali untuk rekonstruksi Gotham, ia dibantu Alfred dan Lucius Fox (Morgan Freeman) dalam membuat sosok Batman. Kostum dan mobilnya yang dikenal dengan nama Tumbler, adalah peninggalan perusahaan ayahnya yang tidak terpakai.

Di pertengahan cerita, ternyata Ra’s al-Ghul belum mati, rumah Bruce dibakar. Beruntungnya, Alfred sedang mengantar Rachel ke rumahnya. Sekelompok orang itu sebenarnya juga memiliki tujuan yang sama, yaitu memperbaiki Gotham. Namun, caranya berbeda dengan Bruce, al-Ghul memperbaiki Gotham dengan merusaknya terlebih dahulu untuk kemudian dibangun kembali dari awal. Sementara Bruce ingin memperbaiki Gotham dengan membersihkan mafia-mafia yang meresahkan. Dr. Jonathan Crane (Cillian Murphy) adalah delegasi al-Ghul untuk menyebarkan bubuk teror, bubuk yang mengakibatkan rasa takut jika terkena muka.

Usaha al-Ghul untuk menebar bubuk teror di seluruh Kota Gotham akhirnya dapat digagalkan oleh Batman dengan dibantu James Gordon. Batman juga berhasil membunuh Ducard, Decoy, dkk. Bruce akhirnya membangun kembali rumahnya yang sempat dibakar.

Sekilas, Gotham mirip dengan Indonesia, budaya korupsi yang menyebar dan mengakar. Di luar sana, mungkin juga ada dua versi perbaikan Indonesia, revolusi atau damai (damai menuju perbaikan). Dalam istilah keislaman disebut inqilab dan ishlah. Tetapi, pastinya kita akan sulit menemukan sosok Batman dalam kehidupan nyata. Kita butuh orang-orang hebat dalam ranah intelijen agar dapat ‘mengamankan’ intelijen asing yang masuk dan mengacak-acak Indonesia. Kita juga butuh banyak orang yang serius dalam perbaikan seperti Bruce dan Alfred, butuh hakim yang antisuap layaknya Rachel, serta polisi yang hanif seperti James Gordon. Semoga pemimpin Indonesia terpilih 2009-2014 dapat mewujudkan Indonesia yang bersih dari budaya korupsi.

Cimahi, 9 Juli 2009

Rama Permana
Mahasiswa IT Telkom
Fakultas Elektro dan Komunikasi
Teknik Telekomunikasi 2008

2 responses to “Batman Begins dan Korupsi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s