Kota Baru Parahyangan

Bagi Anda warga Bandung dan Cimahi barangkali tidak asing dengan nama Kota Baru Parahyangan. Perumahan yang memiliki konsep kota mini. Disana terdapat pula salah satu Sundial besar di dunia yang tergabung dengan Puspa Iptek (Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Gedung yang dibangun tahun 2001 itu dapat dilihat dari jalan raya Padalarang.

 

Rute

Hari Sabtu pagi saya berangkat ke Kota Baru Parahyangan menggunakan sepeda motor. Selain kendaraan pribadi, Anda dapat pula menggunakan angkutan umum, yaitu angkot Cimahi yang melalui Padalarang (warna hijau). Sedangkan, Anda yang datang dari luar Bandung dan sekitarnya, Anda bisa keluar di tol Padalarang (pintu keluar Cianjur) di daerah kilometer 121.

 

Masjid

 

Tempat pertama yang saya jajaki adalah Masjid Al-Irsyad, masjid dengan arsitektur yang unik. Eksterior masjid ini terlihat bertipe mediteran dengan susunan batu yang membentuk huruf-huruf arab. Sementara itu, suasana interior sangat menawan dengan batas tembok bagian imam yang dibiarkan terbuka. Keunikannya sempat dipakai sebagai tempat rekaman kumandang adzan di salah satu stasiun televisi swasta. Namun, untuk mengambil foto di dalam masjid ini tidak bisa sembarangan, Anda harus meminta izin terlebih dahulu ke manajemen masjid.

Sundial

 

Berikutnya, tempat yang menjadi ikon dari Kota Baru Parahyangan, Sundial. Terdapat beberapa paket tiket masuk yang informasinya bisa Anda dapatkan di website resmi Puspa Iptek Kota Baru Parahyangan (http://www.thebiggestsundial.com/). Seperti namanya, Puspa Iptek, di dalam gedung berlantai tiga tersebut terdapat sekitar 150 alat peraga. Beberapa diantaranya sama dengan alat-alat peraga di Science Center Trans Studio Bandung. Diantara alat peraga yang unik adalah meja dengan ilusi cermin, simulator bencana alam, dan sepeda yang menggantung. Sementara itu, jam matahari dapat dilihat di lantai tertinggi. Bayangan akan menunjuk jam pada saat itu, tentu jika cuaca sedang cerah.

4D Studio

 

Tempat berikutnya yang membuat penasaran adalah studio 4D. Tiketnya dapat Anda beli sekaligus dengan tiket Puspa Iptek agar lebih murah daripada harus membeli secara terpisah. Jaraknya sekitar 500 meter dari Sundial atau pertengahan antara Sundial dan Masjid Al-Irsyad. Studio ini bertempat di lantai dua, daerah Bale Pare. Adapun film-film yang diputar hanya film animasi dengan cerita yang sangat ‘anak-anak’ berdurasi 15 menit. Efek empat dimensi yang terasa juga hanya angin dan gelembung udara. Meski begitu, tempat ini bisa jadi hiburan tersendiri untuk anak-anak usia SD.

 

Rogohan Kocek (1 orang)

 

No.

Keperluan

Besar

1

Ongkos PP Isi sendiri

2

Tiket Puspa Iptek Rp 12.000,-

3

Tiket Studio 4D Rp 15.000,- *

*) Jika membeli sekaligus di Puspa Iptek, maka total harga tiket hanya Rp 22.500,-

 

Bandung, 29 Juli 2012

Rama Permana

6 responses to “Kota Baru Parahyangan

  1. Hai, mas. Berhubung saya bukan orang Bandung, mau nanya boleh kah? Kalo dari daerah Dago mau ke Kota Baru Parahyangan naik apa aja ya? Kayaknya seru tuh ke Puspa Iptek + Studio 4D nya. Trims.🙂

    • Naik taksi😀, atau naik angkot/bis:

      1. Dari Dago ke Leuwi Panjang:
      a. Naik Bis Damri Dago-Leuwi Panjang (jarang bisnya)
      b. Naik angkot Dago-Kebon Kalapa sambung angkot Kebon Kalapa-Leuwi Panjang

      2. Leuwi Panjang ke Padalarang:
      Naik angkot Leuwi Panjang-Cimahi yang lewat padalarang (tanya dulu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s