Situs Gunung Padang

Gunung Padang

Pemandangan Situs Gunung Padang

Situs Gunung Padang, bernama lengkap Peninggalan Situs Tradisi Megalitikum Gunung Padang, terkenal dengan ciri khasnya yaitu batu kotak. Entah dipahat atau memang sudah aslinya seperti itu, yang jelas batu-batu kotak tertanam dan menyerupai bentuk-bentuk tertentu cukup layak untuk dinikmati. Apalagi, situs ini terletak cukup jauh dari perkotaan. Dengan kata lain, sepanjang mata memandang hanya batu kotak dan gunung yang terpisah lembah. Tetapi, jangan harap mendapat udara sejuk dingin yang menusuk karena Cianjur sendiri sudah termasuk daerah panas atau dataran rendah.

Bagian Jalan Terakhir ke Pos Utama Situs

Bagian Jalan Terakhir ke Pos Utama Situs

Situs ini terletak sekitar 25-35 kilometer dari pusat keramaian Kabupaten Cianjur – Provinsi Jawa Barat, tergantung dari mana mengacunya. Jika diacu dari Terminal Rawabango mungkin berjarak 35 kilometer, namun jika diacu dari Pasir Hayam/Jebrod bisa jadi hanya 25 kilometer. Mulai dari pertigaan Cipadang, jarak menuju situs adalah 20 kilometer menurut petunjuk yang terpampang di sisi jalan. Kondisi jalan menuju situs beragam, diawali jalan jelek, lalu bagus, kemudian jelek lagi, dan terakhir tak beraspal sama sekali. Sepanjang 20 kilometer jalan ini diapit oleh pemandangan hijau yang semakin jauh semakin indah serta semakin jarang terdapat penduduk.

Pos Situs Gunung Padang

Pos Situs Gunung Padang

Sesampainya di kampung Gunung Padang -ditandai dengan gapura bertuliskan Gunung Padang- yang berisi beberapa rumah dan sebuah Sekolah Dasar (SD), perjalanan menuju pos utama situs sebaiknya ditempuh dengan jalan kaki jika tidak ingin roda kendaraan menjadi rusak. Terlihat, jalan menuju ke pos hanya tanah yang bercampur bebatuan, bukan aspal. Di pos ini wisatawan hanya dipungut biaya seribu rupiah (11 Juni 2012) per orang! Murah untuk ukuran tempat wisata alam. Meskipun tahun 2013 ini sudah naik menjadi dua ribu rupiah, biaya sebesar itu tetap sangat murah dibanding tempat wisata lainnya. Pungutan yang disertai pencatatan nama wisatawan itu untuk biaya kebersihan situs, jelas pemuda yang berjaga disana.

Jalur Pilihan Curam (Kiri) dan Landai (Kanan)

Jalur Pilihan Curam (Kiri) dan Landai (Kanan)

Setelah tuntas berurusan dengan pos, pengunjung dihadapkan pada dua pilihan jalan menanjak. Pertama, tangga dari batu yang cukup tinggi dengan kemiringan curam, membutuhkan tenaga besar untuk menaiki tiap satu anak tangga. Kompensasinya, jalur ini dapat ditempuh dengan jarak 170 meter saja. Kedua, tangga yang cukup bagus dari semen dengan kemiringan landai sehingga pengunjung tidak perlu mengangkat kaki terlalu tinggi untuk menaiki setiap anak tangga. Namun, jalur kedua ini harus ditempuh sejauh 250 meter. Pilihan Anda, derita Anda.:-D Saya sendiri memilih jalur curam untuk naik, dan jalur landai untuk turun dari situs. Perjalanan yang cukup melelahkan itu terbayar dengan pemandangan alam yang hijau. Suasana di atas sangat sepi, tidak ada pedagang berjualan, pedagang hanya ada di daerah pos. Wisata alam yang cocok untuk orang-orang yang setiap harinya diliputi suara bising dan kemacetan. (rama)

Ganjaran Perjalanan ke Situs Gunung Padang

Ganjaran Perjalanan ke Situs Gunung Padang

***

Rama Permana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s