Amerika, Tiongkok, dan 411

border_us_logo

Kamis malam lalu saya tidak sengaja menonton Border Security : America’s Front Line, salah satu reality show di channel FoxCrime. Acara ini meliput bagaimana petugas US Customs and Border Protection (CBP) menangani berbagai macam barang dan orang dari luar negara yang akan melewati perbatasan Amerika. Setiap paket cargo internasional akan melalui 3D scanning. CBP akan membongkar paket mencurigakan, kemudian memeriksa, bahkan jika perlu menyita paket yang berbahaya dan melanggar peraturan di sana.

Di perbatasan darat, setiap orang yang berada dalam mobil tidak luput dari pemeriksaan. Tujuan datang harus jelas, atau CBP akan mengecek surel, telepon, SMS, bahkan rekening imigran untuk mengetahui seberapa besar kemampuan mereka bertahan hidup. Setiap sudut mobilnya juga secara paralel disisir.

Beralih ke bandara, biasanya CBP akan lebih ketat pada isi koper, terutama bahan makanan dan tumbuhan. Saat diperlukan tumbuhan akan diteliti oleh ahli pertanian langsung di bandara. Buah jeruk dan sejenis lemon dilarang masuk ke Amerika, dari negara manapun. CBP beralasan, hama yang dibawa oleh jeruk dari luar Amerika akan menjangkiti pertanian mereka dan itu dampak buruk bagi ekonomi. Wow, para petugas screening saja bisa sampai berpikir pada tahap dampak ekonomi yang ditimbulkan!

*SERBUAN TIONGKOK*

Bulan lalu ada dugaan kedatangan WN Tiongkok melalui kapal yang bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa.[1] Kaget? Pasti, sangat bertolak belakang dengan bagaimana Amerika menjaga ketat keamanan perbatasannya. Mengapa? Karena Sunda Kelapa adalah pelabuhan barang, bukan pelabuhan penumpang apalagi penumpang internasional dengan rentetan prosedur pemeriksaan imigrasi. Di sana hanya ada bea cukai yang mengurusi cargo, bukan orang. Oke, katakanlah ini tidak terbukti,[2][3] mari kita rangkum berita tentang masalah WNA, terutama Tiongkok.

Pekan ini, empat orang Tiongkok yang mengaku berprofesi petani ditangkap di Bogor.[4][5][6][7] Dua orang berpaspor tapi bervisa wisata, dua orang lagi tak berpaspor sama sekali! Bagaimana caranya WNA masuk tanpa paspor?

Ini bukan kali pertama, tahun 2015 lalu, tak sampai setahun Joko Widodo dilantik sebagai Presiden RI ke-7, pabrik semen dengan working level employee (kuli)-nya di Serang, Banten diimpor dari Tiongkok.[8] Baru-baru ini ternyata ditemukan sejumlah kuli impor hanya bervisa turis, yang kemudian berujung deportasi.[9][10][11]

Akhir tahun lalu, imigrasi juga menangkap 12 WNA bervisa wisata yang bekerja di salah satu vendor telekomunikasi asal Tiongkok.[12][13][14][15] Awal tahun ini, 35 WN Tiongkok kedapatan hanya memiliki fotokopi paspor, bekerja di PLTU Sambelia, LomTim, NTB.[16] Kemudian penangkapan 5 WN Tiongkok yang bekerja di PLTU Mpanau Palu karena visa yang kadaluwarsa.[17] Pertengahan tahun ini imigrasi kembali menangkap WN Tiongkok yang tidak memiliki kelengkapan dokumen, kali ini mereka bekerja di sebuah PLTU di Balikpapan.[18] Salah satu kejadian yang kemudian dievaluasi adalah kasus WN Tiongkok tidak berpaspor yang ditemukan sedang melakukan pengeboran terkait proyek kereta cepat di wilayah Halim, Jaktim.[19][20]. Disebutkan, akar masalahnya adalah karena minimnya SDM di Dirjen Imigrasi,[21] benarkah?

*411*

Selasa lalu di ILC, dengan topik 411, da’i kondang Aa Gym, Kapolri, dan Panglima TNI adalah salah tiga tokoh yang diundang sebagai narasumber. Menarik mencermati sesi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dimana beliau menyampaikan beberapa potensi ancaman yang sedang dan kemungkinan besar akan dialami Indonesia. Diantaranya :

  1. Latihan bersama Five Power Defence Arrangement (FPDA) yang terdiri dari negara-negara persemakmuran Inggris; Selandia Baru, Australia, Singapura, Malaysia, dan Inggris sendiri. Latihan yang dihelat bulan lalu itu bertempat di kawasan Laut Tiongkok Selatan, dimana seolah-olah mereka sedang mengepung negara kita.
  2. Masa depan energi yang akan menyudutkan posisi Indonesia, kenapa? Dalam 30-40 tahun ke depan, saat jumlah penduduk bumi diprediksi sudah mencapai angka 12 miliyar, orang akan mengandalkan energi hayati terbarukan setelah energi fosil habis. Sementara, produksi energi hayati yang tanpa putus sepanjang tahun hanya mungkin terjadi di area equator. Artinya, hanya sebagian wilayah benua Amerika tengah dan selatan, Afrika bagian utara, serta ASEAN dengan Indonesia sebagai negara dengan wilayah terbesarnya. Bayangkan, akan seperti apa Indonesia diperebutkan?
  3. Bidang-bidang lain bisa disimak pada file berikut.

Paparan beliau tersebut, bagi saya, sudah membangunkan kesadaran bahwa PR kedaulatan dan mempertahankan keutuhan NKRI pasca kemerdekaan masih banyak dan berat. Secara tidak langsung juga berarti mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tetap kuat bersatu. Peristiwa 411 yang sedang disorot jangan sampai tereskalasi menjadi perpecahan, atau dalam istilah beliau “melemahkan kehidupan berbangsa dan bernegara.” Itu adalah aksi tuntutan dari perwakilan Umat Islam agar Ahok diproses hukum karena dugaan kasus penistaan agama, tidak lebih dan tidak kurang.

Basically, tidak ada masalah antara yang menuntut dan yang tidak menuntut. So, kalau hanya gara-gara bersilang pendapat, tidak perlu lah sampai ada unfriend –dalam domain sosial media, dan kehidupan sebenarnya– di antara kita. Faktanya, hukum (dan politik, kalau mau mengaitkan), hanya sedikit dari ratusan hingga ribuan topik yang bisa kita bincangkan, kan? Dari benang merah ini, pantaslah Aa Gym menyampaikan 3 pesan ketika itu; kita harus punya semangat bersaudara, semangat solusi, dan semangat sukses bersama.

 

[1] http://news.detik.com/berita/d-3311301/polisi-cek-info-soal-adanya-400-wn-china-turun-di-pelabuhan-sunda-kelapa

[2] http://news.okezone.com/read/2016/10/02/338/1504221/imigrasi-tak-temukan-eksodus-wna-asal-china-di-pelabuhan-sunda-kelapa

[3] http://wartakota.tribunnews.com/2016/10/02/isu-penyelundupan-wna-china-tak-terbukti-kapolres-pastikan-tak-ada-kapal-turunkan-400-wna-china

[4] http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/16/11/11/oggjp3348-petani-cina-yang-ditangkap-imigrasi-bogor-punya-handy-talky

[5] http://metro.sindonews.com/read/1154127/170/jadi-petani-cabai-4-imigran-china-ditangkap-di-bogor-1478704983

[6] http://news.okezone.com/read/2016/11/09/338/1537300/empat-petani-cabai-asal-china-ditangkap-petugas-imigrasi-bogor

[7] http://news.liputan6.com/read/2647306/4-wn-tiongkok-ditangkap-saat-bertani-cabai-di-bogor

[8] http://www.cnnindonesia.com/nasional/20150816093859-20-72444/kisah-ratusan-pekerja-china-di-tanah-lebak/

[9] http://news.detik.com/berita/d-3267437/37-wn-china-yang-jadi-kuli-bangunan-dikirim-polisi-ke-imigrasi-untuk-dideportasi

[10] http://daerah.sindonews.com/read/1132355/174/37-pekerja-asal-china-dideportasi-imigrasi-cilegon-1471581268

[11] http://www.beritasatu.com/nasional/377754-ditemukan-37-pekerja-asal-tiongkok-di-banten-tak-memiliki-dokumen-resmi.html

[12] http://nasional.kompas.com/read/2015/11/30/18141091/Huawei.Klaim.WNA.yang.Dipekerjakan.Mematuhi.Aturan.Imigrasi

[13] http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20151201085417-213-95121/pekerja-asing-diperiksa-huawei-janji-patuhi-aturan-imigrasi/

[14] http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/11/30/nymw5g330-imigrasi-periksa-pimpinan-huawei-karena-pekerjakan-wna-tak-resmi

[15] http://inet.detik.com/read/2015/12/01/170609/3085209/399/karyawan-asingnya-diperiksa-imigrasi-ini-tanggapan-huawei

[16] http://regional.kompas.com/read/2016/01/11/20260821/Imigrasi.Mataram.Amankan.35.Pekerja.Asing.asal.China

[17] http://www.antaranews.com/berita/557330/lima-pekerja-asing-pltu-ditangkap-petugas-imigrasi

[18] https://www.merdeka.com/peristiwa/diduga-ilegal-23-wn-tiongkok-di-proyek-pltu-balikpapan-ditangkap.html

[19] http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/16/04/27/o6a1tc384-ngebor-di-wilayah-lanud-halim-5-pekerja-cina-ditahan

[20] http://news.metrotvnews.com/read/2016/04/27/520094/insiden-penangkapan-pekerja-asal-tiongkok-di-halim-diso

[21] http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/05/06/o6r2yr299-akar-masalah-keberadaan-tenaga-kerja-cina-di-halim-mulai-terkuak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s